HARIAN NEGERI - Tim Redaksi Harian Negeri telah melakukan penelusuran fakta mendalam terkait informasi yang beredar luas dengan judul '[SALAH] Anies Baswedan Serukan Penggulingan Prabowo'. Berdasarkan pantauan kami, isu ini telah memicu beragam tanggapan dari netizen di berbagai platform media sosial. Hasil Pemeriksaan Fakta Setelah melakukan kroscek data dan memverifikasi sumber-sumber terkait, kami menemukan adanya ketidaksesuaian antara narasi yang beredar dengan fakta yang ada di lapangan.

Tim Redaksi berupaya menyajikan klarifikasi agar masyarakat tidak terjebak dalam informasi yang menyesatkan. Beredar unggahan gambar [arsip] dari akun X “@Mendlkbud_” pada yang menampilkan tangkapan layar artikel suara.com yang menampilkan foto Anies Baswedan dengan judul "Geger! Anies Baswedan Serukan “Gulingkan Prabowo”: Dinasihati Nggak Bisa, Bisanya Hanya Dijatuhkan" disertai narasi: “ditunggu tanggal mainnya ya pak” Hingga unggahan tersebut telah 7 komentar dan 2 kali dibagikan ulang oleh pengguna X lainnya.

Disadur dari artikel periksa fakta

Saiful Mujani Serukan 'Gulingkan Prabowo': Dinasihati Nggak Bisa, Bisanya Hanya Dijatuhkan” dengan tanggal dan jam tayang sama dengan konten yang disebarkan oleh akun X "@Mendlkbud_". Pembuat konten yang disebarkan oleh akun X "@Mendlkbud_" memanipulasi judul artikel tersebut dengan “Geger! Anies Baswedan Serukan 'Gulingkan Prabowo': Dinasihati Nggak Bisa, Bisanya Hanya Dijatuhkan”.

Selain itu, pembuat konten juga mengubah foto Saiful Mujani dalam artikel tersebut dengan foto Anies Baswedan. Salah Sumber: [tautan arsip] Kesimpulan Berdasarkan seluruh bukti dan data yang dikumpulkan, dapat disimpulkan bahwa informasi tersebut masuk dalam kategori HOAKS / SALAH. Narasi yang dibangun cenderung manipulatif dan tidak didukung oleh bukti otoritatif dari instansi terkait.

Masyarakat diimbau untuk selalu waspada terhadap penyebaran berita palsu atau hoaks. Selalu lakukan verifikasi mandiri dan hanya merujuk pada informasi resmi guna menghindari kerugian akibat disinformasi digital yang marak terjadi.


Rujukan Informasi: Lihat Data Sumber Asli