HARIAN NEGERI, Jakarta – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memutuskan untuk tidak melanjutkan jabatannya sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI), setelah 34 tahun mengabdi dalam organisasi tersebut.
Keputusan tersebut disampaikan Prabowo dalam sambutannya pada pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) XVI PB IPSI Tahun 2026 yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Sabtu (10/4).
Prabowo menjelaskan bahwa keputusan itu diambil karena tanggung jawabnya sebagai Presiden RI yang menyita waktu, sehingga ia merasa tidak dapat lagi menjalankan peran sebagai Ketua Umum secara optimal.
“Alhamdulillah hari ini saya menyatakan bahwa saya mohon izin untuk tidak melanjutkan sebagai Ketua Umum PB IPSI karena saya sudah mengemban tugas kebangsaan yang menyita waktu saya sehingga tidak mungkin saya efektif sebagai Ketua Umum PB IPSI,” ujarnya.
Selama kiprahnya di IPSI, Prabowo tercatat pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Umum selama empat periode dan Ketua Umum selama lima periode. Ia juga mengakui bahwa dalam beberapa tahun terakhir dirinya tidak aktif secara langsung dalam kegiatan organisasi, meskipun tetap memberikan dukungan dari belakang.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menegaskan tidak bersedia untuk kembali dicalonkan dan meminta IPSI mencari sosok terbaik sebagai penerus kepemimpinan.
“Saya menyatakan di sini mohon diri, minta maaf saya tidak bersedia untuk dicalonkan kembali. Saya yakin sudah ada generasi penerus yang pantas untuk meneruskan tongkat kepemimpinan di IPSI, dan pasti saya akan dukung PB IPSI ke depan,” tegasnya.
Prabowo juga menyampaikan permohonan maaf atas kepemimpinannya selama ini serta mengapresiasi dukungan dan loyalitas seluruh pihak yang telah membersamainya selama memimpin organisasi pencak silat tersebut.
Ia mengakui masih terdapat pekerjaan rumah yang belum tercapai, salah satunya adalah membawa pencak silat ke ajang Olimpiade. Meski demikian, ia optimistis kepemimpinan selanjutnya dapat mewujudkan target tersebut.
“Banyak tugas di PB IPSI ke depan. Saya minta maaf, saya belum membawa pencak silat ke Olimpiade. Kita terus berusaha, dan saya yakin pengganti saya akan berhasil membawa ke Olimpiade,” ungkapnya.
Meski tidak lagi menjabat, Prabowo menegaskan komitmennya untuk tetap mendukung perkembangan pencak silat Indonesia dalam kapasitas apa pun.
“Saya sudah 34 tahun di kalangan IPSI dan saya siap terus mendukung, dengan jabatan ataupun tanpa jabatan. Seorang pendekar adalah sampai napas terakhir, dia tetap pendekar,” pungkasnya.


Komentar