HARIAN NEGERI, Jakarta – Pengurus Pusat Federasi Hoki Indonesia (PP FHI) langsung mengalihkan fokus untuk mematangkan persiapan tim nasional hoki lapangan putra menuju Asian Games 2026 usai menuntaskan ajang kualifikasi di Bangkok, Thailand.

Sekretaris Jenderal PP FHI, Yasser Arafat Suaidy, menyatakan bahwa program latihan akan menjadi prioritas utama guna meningkatkan kesiapan tim menghadapi persaingan di level Asia.

“Kita apresiasi perjuangan anak-anak yang sudah tampil maksimal. Selanjutnya, kita akan fokus untuk menjalankan program latihan untuk tampil di Asian Games 2026,” ujar Yasser dalam keterangan tertulis.

Pada ajang kualifikasi, Indonesia finis di peringkat keempat setelah kalah tipis 2-3 dari Uzbekistan dalam laga perebutan tempat ketiga yang berlangsung di Royal Thai Air Force Hockey Field, Bangkok.

Dalam pertandingan tersebut, Indonesia sempat tertinggal dua gol melalui Gaybullo Khaytboev dan Fozilbek Husanov. Namun, tim Merah Putih berhasil menyamakan kedudukan lewat dua gol Aulia Akbar Al Ardh. Uzbekistan akhirnya memastikan kemenangan melalui gol Mironshokh Ortikboev pada menit-menit akhir.

Meski gagal meraih posisi ketiga, Indonesia tetap mengamankan tiket ke Asian Games 2026 sebagai salah satu dari enam tim terbaik dalam kualifikasi.

Yasser menilai hasil tersebut menjadi bahan evaluasi penting untuk meningkatkan kualitas permainan tim ke depan.

Ia juga menyebut Indonesia menjadi salah satu dari dua wakil Asia Tenggara yang akan tampil di cabang hoki lapangan putra bersama Malaysia.

Sementara itu, Oman keluar sebagai juara kualifikasi setelah menaklukkan Sri Lanka dengan skor 3-1 pada partai final.

Ajang Asian Games 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung pada 19 September hingga 4 Oktober di Aichi dan Nagoya, Jepang. Indonesia diprediksi akan menghadapi persaingan ketat dari sejumlah negara kuat seperti China, India, Pakistan, dan Korea Selatan.