HARIAN NEGERI - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bergerak cepat memberikan bantuan menyusul terjadinya insiden seorang balita yang terperosok ke dalam lubang galian proyek."merasa berduka dan kehilangan,"Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung pun menyampaikan rasa duka cita serta telah menginstruksikan jajarannya agar memberikan pendampingan dan bantuan penuh kepada keluarga hingga proses pemakaman."Pemerintah DKI Jakarta merasa berduka dan kehilangan. Dan sekaligus saya pada waktu malam itu juga sudah memerintahkan untuk memberikan support sepenuhnya kepada keluarga termasuk macam-macamnya, sudah ditanggung sepenuhnya oleh Pemerintah DKI Jakarta," ujar Pramono di Museum Seni Rupa dan Keramik, Jakarta Barat, Senin (29/6).Ia pun menjelaskan kronologi insiden yang menimpa bocah berusia sekitar tiga tahun tersebut.

Saat itu, korban tengah menemani ibunya untuk berdagang di kawasan Manggarai sekitar pukul 23.35 WIB.Berdasarkan laporan, korban berada di sekitar area proyek dan masuk ke dalam area yang dipagari seng sebelum akhirnya terperosok ke lubang galian sedalam kurang lebih 3,7 meter dengan diameter sekitar 40 sentimeter.Pramono pun mengakui proyek tersebut diinisiasi oleh Pemprov DKI Jakarta untuk pembangunan fasilitas pertamanan yang dikerjakan melalui program CSR."Jadi itu ruang untuk taman yang dikelola oleh CSR tetapi anak tersebut masuk ke tempat itu," jelasnya.Pramono juga mempersilakan pihak keluarga jika ingin menempuh jalur hukum.

Pemprov DKI, kata dia, akan menghormati proses penyelidikan pihak berwenang.