HARIAN NEGERI, Jakarta – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir, mendukung langkah Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PB Percasi) dalam mengembangkan cabang olahraga catur ke arah sport industry dan sport tourism.
Hal tersebut disampaikan Erick saat menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) PB Percasi XXX Tahun 2026 di Jakarta, Sabtu (10/4). Menurutnya, catur memiliki potensi besar tidak hanya dari sisi prestasi, tetapi juga sebagai bagian dari industri olahraga yang mampu memberikan dampak ekonomi.
“Secara fundamental catur ini banyak diminati. Saya percaya olahraga tidak hanya soal prestasi, tetapi juga memiliki dimensi industri olahraga,” ujar Erick dalam keterangan resminya.
Ia menjelaskan bahwa industri olahraga di Amerika Serikat saat ini telah mencapai nilai sekitar 525 miliar dolar AS dan masih memiliki potensi pertumbuhan yang sangat besar. Oleh karena itu, menurutnya, pengembangan olahraga perlu didorong agar turut berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional.
“Artinya pertumbuhan ekonomi harus terjadi, selain dari belanja pemerintah, investasi sektor privat, serta daya beli masyarakat,” tambahnya.
Lebih lanjut, Erick menekankan bahwa catur bukan sekadar olahraga, tetapi juga memiliki peran penting dalam pembentukan karakter bangsa, seperti kemampuan strategi, kedisiplinan, dan kesabaran.
Dalam konteks kebijakan, pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga terus mendorong transformasi, termasuk dalam pembinaan atlet. Salah satu langkah yang dilakukan adalah pembagian program pemusatan latihan nasional (pelatnas) ke dalam tiga kategori, yaitu atlet elite, atlet menengah, dan atlet muda sebagai bagian dari upaya regenerasi.
Sementara itu, Ketua Umum PB Percasi, Utut Adianto, menyampaikan bahwa Munas yang diikuti oleh 33 dari 37 perwakilan provinsi ini juga menjadi momentum untuk melakukan regenerasi kepemimpinan organisasi.
Selain itu, ia menekankan pentingnya digitalisasi dalam pengembangan catur, termasuk mendorong semakin banyaknya permainan catur di lingkungan sekolah.
Di sisi lain, Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman, berharap siapa pun yang terpilih sebagai ketua umum PB Percasi ke depan dapat melanjutkan program yang telah dirintis serta mampu melahirkan grandmaster-grandmaster baru yang berprestasi di tingkat dunia.


Komentar