HARIAN NEGERI, Jakarta - Penyerang Arsenal, Gabriel Jesus, kembali ke klub masa kecilnya, Palmeiras, selama jeda internasional setelah mendapatkan izin dari pihak klub. Momen ini dimanfaatkan sang pemain untuk berlatih di Academia de Futebol, tempat ia menimba ilmu sebelum berkarier di Eropa.

Pemain berusia 28 tahun tersebut terlihat menjalani latihan fisik di fasilitas milik Palmeiras. Kehadirannya disambut hangat oleh para pendukung, mengingat Jesus merupakan salah satu produk akademi paling sukses dalam sejarah klub.

Gabriel Jesus menjadi pemain pertama dari akademi Palmeiras yang dijual dengan nilai transfer besar di era modern, saat bergabung dengan Manchester City pada 2017 dengan nilai mencapai €32,75 juta.

Sejak meninggalkan Brasil, Jesus menjelma sebagai salah satu penyerang Brasil paling konsisten di Liga Premier Inggris. Ia meraih kesuksesan bersama Manchester City sebelum melanjutkan karier ke Arsenal.

Di bawah asuhan Mikel Arteta, Jesus menjadi bagian penting lini serang The Gunners. Meski sempat mengalami cedera lutut serius pada akhir 2024, ia kini telah kembali menunjukkan performa terbaiknya.

Sepanjang 2026, Jesus mencatatkan empat gol dan satu assist, dengan rata-rata kontribusi gol setiap 120 menit. Catatan tersebut menegaskan kebangkitan performanya di level tertinggi.

Saat ini, Jesus juga berada di ambang pencapaian bersejarah. Dengan total 78 gol di Liga Premier, ia hanya terpaut empat gol dari rekor pemain Brasil tersubur sepanjang sejarah kompetisi, yang saat ini dipegang oleh Roberto Firmino.

Kondisi ini membuka peluang besar bagi Gabriel Jesus untuk mencatatkan namanya sebagai pemain Brasil paling produktif dalam sejarah Liga Premier dalam waktu dekat.