HARIAN NEGERI, MERAK — Arus mudik Lebaran 2026 mulai memasuki puncaknya. Pergerakan masyarakat dari Pulau Jawa menuju Sumatera menunjukkan peningkatan signifikan, dengan lintasan Merak–Bakauheni menjadi salah satu jalur utama pemantauan arus mudik nasional.

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan layanan penyeberangan tetap berjalan optimal di tengah lonjakan penumpang dan kendaraan.

Berdasarkan data Posko Merak yang mencakup Pelabuhan Merak, Ciwandan, dan BBJ Bojonegara selama periode 8 jam pada 19 Maret 2026 (pukul 00.00–08.00 WIB) atau H-2, tercatat sebanyak 79.521 penumpang telah menyeberang. Angka ini meningkat 20,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 66.044 orang.

Sementara itu, jumlah kendaraan mencapai 27.157 unit atau naik 22,2 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 22.222 unit.

Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menyatakan bahwa lonjakan ini menandakan arus mudik telah memasuki fase puncak sejak 17 Maret dan diperkirakan berlangsung hingga 19 Maret 2026.

“Peningkatan mobilisasi ini mencerminkan fase puncak arus mudik. ASDP terus memperkuat operasional dan koordinasi lintas pemangku kepentingan guna memastikan layanan tetap optimal, aman, dan lancar,” ujarnya.

Lonjakan Tajam pada H-3

Pada 18 Maret 2026 (H-3), lonjakan signifikan terjadi dengan total 163.603 penumpang dan 44.440 kendaraan menyeberang dari Jawa ke Sumatera. Angka ini meningkat tajam dibandingkan 17 Maret yang mencatat 104.321 penumpang dan 27.527 kendaraan.

Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, ASDP mengoperasikan 28 hingga 33 kapal per hari di lintasan Merak–Bakauheni, menyesuaikan dengan tingkat kepadatan. Selain itu, dilakukan rekayasa lalu lintas melalui pengalihan ke pelabuhan alternatif, penerapan delaying system di buffer zone, serta penguatan koordinasi dengan berbagai pihak terkait.

Optimalisasi pola Tiba–Bongkar–Berangkat (TBB) juga diterapkan guna mempercepat waktu layanan. Dengan pola ini, kapal yang tiba langsung melakukan bongkar muatan dan segera diberangkatkan kembali sehingga waktu sandar dapat ditekan dan kapasitas angkut meningkat.

Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik melalui pembelian tiket secara daring.

Ia menjelaskan, pengguna jasa dapat memanfaatkan aplikasi Ferizy untuk membeli tiket sebelum tiba di pelabuhan. Selain itu, tersedia fitur reschedule dengan potongan 10 persen serta refund dengan potongan 25 persen sesuai ketentuan.

Kumulatif H-10 hingga H-2 Meningkat

Secara kumulatif, data Posko Merak dari H-10 hingga H-2 mencatat sebanyak 711.052 penumpang telah menyeberang dari Jawa ke Sumatera, meningkat 3,5 persen dibandingkan tahun lalu yang mencapai 636.741 orang.

Total kendaraan tercatat sebanyak 190.479 unit atau naik 9,3 persen dari 174.246 unit pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Adapun arus dari Sumatera ke Jawa juga mengalami peningkatan, dengan jumlah penumpang mencapai 348.766 orang atau naik 2,9 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 338.911 orang. Sementara kendaraan tercatat sebanyak 72.696 unit atau meningkat 8,9 persen dari 66.749 unit.

Dengan kesiapan operasional dan koordinasi yang solid, ASDP menegaskan komitmennya untuk menghadirkan layanan penyeberangan yang aman, nyaman, dan lancar selama puncak arus mudik Lebaran 2026.

Zakat Fitrah