HARIAN NEGERI - Kabupaten Tangerang, (25 Juni 2026), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) bersama seluruh Himpunan Mahasiswa di lingkungan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Universitas Cendekia Abditama menyelenggarakan kegiatan Training of Trainers pada hari Kamis, 25 Juni 2026. 

Acara berlangsung di Aula Lantai 4 FTIK dengan tujuan utama menyelaraskan sasaran bersama serta meningkatkan kualitas dan kemampuan dalam pelaksanaan seluruh program kerja organisasi.

Kegiatan ini disusun dalam rangka pembinaan dan pengembangan kapasitas sumber daya manusia, guna menjamin kualitas kinerja selama masa pelaksanaan program kerja organisasi kemahasiswaan. 

Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk membuka wawasan serta menambah pengetahuan baru yang sangat dibutuhkan oleh setiap pengurus sebagai seorang organisatoris, agar mampu menghadapi berbagai tantangan dan dinamika yang ada di lingkungan kampus maupun masyarakat luas.

Acara secara resmi dibuka oleh Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Dr. Hj. Latifatul Khasanah, M.A., MHSE. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pesan mendalam mengenai makna tanggung jawab yang diemban oleh setiap pengurus ormawa.

“Seluruh anggota BEM dan Himpunan Mahasiswa harus senantiasa menjaga semangat dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab yang diamanahkan. Seragam atau PDH yang dikenakan bukan sekadar penampilan agar terlihat keren, melainkan sebuah simbol amanah yang besar. Seluruh elemen organisasi di FTIK wajib mampu memutar roda kepemimpinan serta meneruskan estafet kepengurusan dengan cara yang bijaksana, terstruktur, dan terorganisir dari dalam,” tegas beliau di hadapan para peserta.

Sebanyak 80 peserta hadir mengikuti rangkaian kegiatan, yang terdiri dari pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa FTIK, serta perwakilan dari Himpunan Mahasiswa Pendidikan Agama Islam (HIMA PAI), Himpunan Mahasiswa Pendidikan Islam Anak Usia Dini (HIMA PIAUD), dan Himpunan Mahasiswa Manajemen Pendidikan Islam (HIMA MPI).

Selain sambutan dari Dekan FTIK, Presiden Mahasiswa BEM FTIK Universitas Cendekia Abditama, Rafli Nur Pradana, turut menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya kegiatan Training of Trainers sebagai ruang pembentukan karakter kepemimpinan mahasiswa.

Dalam keterangannya, Rafli Nur Pradana menegaskan bahwa organisasi kemahasiswaan tidak hanya menjadi wadah pelaksana program kerja, tetapi juga laboratorium kepemimpinan yang membentuk pola pikir, integritas, serta kemampuan menyelesaikan persoalan di tengah masyarakat.

“Training of Trainers bukan sekadar kegiatan seremonial atau transfer materi semata. Kegiatan ini merupakan investasi jangka panjang untuk mencetak kader-kader pemimpin yang memiliki kapasitas intelektual, emosional, dan sosial yang baik. Saya berharap seluruh peserta mampu menyerap setiap ilmu yang diberikan, kemudian mengimplementasikannya dalam gerakan organisasi yang lebih profesional, kolaboratif, dan berdampak,” ujar Rafli.

Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara BEM dan seluruh Himpunan Mahasiswa di lingkungan FTIK harus terus diperkuat sebagai upaya membangun budaya organisasi yang sehat, progresif, dan berorientasi pada pengembangan mahasiswa.

“Keberhasilan sebuah organisasi tidak hanya diukur dari banyaknya kegiatan yang terlaksana, tetapi dari sejauh mana organisasi tersebut mampu melahirkan kader yang siap melanjutkan estafet kepemimpinan, menjaga nilai-nilai organisasi, serta memberikan manfaat nyata bagi kampus dan masyarakat,” tambahnya.

Materi pelatihan disusun secara komprehensif dan disampaikan oleh para pemateri yang berkompeten di bidangnya masing-masing, meliputi enam pokok bahasan utama:

  1. Keorganisasian – disampaikan oleh Ahmad Aziz Faozi, M.Pd.
  2. Kepemimpinan Tingkat Lanjut (Advance Leadership) – disampaikan oleh Fajar Zamalul Muharom, S.Pd.I., Gr., CDM.
  3. Kecerdasan Emosional – disampaikan secara bersama-sama oleh Dr. Maemunah, M.A.Pd., dan Rosita, M.Pd.
  4. Manajemen Konflik – disampaikan oleh Ibu Naila Attamimi, M.Pd., dan Bapak Dadang Wahyudin, M.Pd.
  5. Kewirausahaan – disampaikan oleh Ade Kurniawan, S.Pd.
  6. Teknik Sidang dan Penyusunan Argumen – disampaikan oleh Hizazil Fikri Mujaki.

Melalui beragam materi tersebut, diharapkan setiap peserta tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga mampu menerapkan ilmu yang didapatkan untuk menjadi pelatih sekaligus pemimpin yang berkualitas, berwawasan luas, serta mampu mengelola organisasi dengan prinsip kebijaksanaan dan tanggung jawab.

Keberhasilan pelaksanaan kegiatan ini diharapkan dapat menjadi fondasi kuat bagi tercapainya program kerja yang berkualitas dan berkelanjutan di lingkungan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Cendekia Abditama.