HARIAN NEGERI - Sebuah video yang diunggah oleh akun Instagram "pedagangjalanan01" pada mengklaim bahwa kapal tanker milik Thailand telah dibom oleh Iran di Selat Hormuz. Klaim ini tidak hanya menyesatkan tetapi juga telah terbukti sebagai hoaks, berdasarkan analisis yang dilakukan oleh tim pemeriksa fakta.

Hasil Cek Fakta

Tim Cek Fakta Harian Negeri melakukan verifikasi terhadap video tersebut dan menemukan bahwa video itu merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan (AI) dengan probabilitas mencapai 99,9 persen. Alat deteksi yang digunakan, Hive Moderation, menunjukkan bahwa video tersebut tidak asli dan tidak pernah terjadi peristiwa seperti yang diklaim. Penelusuran lebih lanjut menggunakan kata kunci "kapal tanker milik Thailand dibom Iran di Selat Hormuz" juga tidak menghasilkan informasi yang valid. Berita yang beredar, termasuk dari sumber-sumber terpercaya, mengonfirmasi bahwa video tersebut adalah konten yang dihasilkan oleh teknologi AI dan bukan kejadian nyata. Selain itu, laporan dari berita lain menyebutkan bahwa video serupa yang menampilkan tiga kapal terbakar di Selat Hormuz juga merupakan hasil rekayasa AI. Dengan demikian, tidak ada bukti kredibel yang mendukung klaim bahwa kapal tanker Thailand dibom di Selat Hormuz, melainkan hanya merupakan penyebaran informasi yang salah.

Kesimpulan

Kesimpulan dari analisis ini adalah bahwa informasi yang beredar tentang kapal tanker Thailand yang dibom di Selat Hormuz adalah hoaks. Penting bagi masyarakat untuk selalu memverifikasi informasi sebelum mempercayai dan menyebarkannya, guna menghindari penyebaran berita palsu yang dapat menimbulkan kepanikan dan kebingungan.

Rujukan Informasi: Lihat Data Sumber Asli