HARIAN NEGERI - Sebuah unggahan video yang mengklaim Ukraina menyerang Iran dengan ratusan jet tempur telah beredar luas di media sosial. Redaksi telah melakukan penelusuran mendalam terhadap klaim tersebut dan menemukan ketidakakuratan informasi.

Hasil Cek Fakta

Video yang diunggah akun Facebook "Bang Grace" pada 12 Maret 2026 tersebut menyebutkan 120 jet tempur Ukraina menggempur kota Teheran sebagai balas dendam. Unggahan ini telah mendapatkan puluhan ribu interaksi dan ditonton lebih dari satu juta kali dalam kurun waktu seminggu. Analisis teknologi menunjukkan konten tersebut memiliki kemungkinan 99 persen dibuat dengan bantuan kecerdasan buatan. Tidak ada bukti visual autentik yang mendukung kejadian serangan udara skala besar seperti yang digambarkan dalam video. Penelusuran melalui berbagai sumber terpercaya tidak menemukan laporan konfirmasi mengenai keterlibatan Ukraina dalam konflik Iran. Tidak ada pemberitaan resmi dari pemerintah atau lembaga internasional yang mendukung narasi tersebut.

Kesimpulan

Klaim tentang serangan udara Ukraina terhadap Iran merupakan informasi yang tidak benar. Penyebaran konten seperti ini dapat menimbulkan kesalahpahaman geopolitik dan memengaruhi persepsi publik terhadap hubungan internasional. Masyarakat diimbau untuk selalu memverifikasi informasi melalui sumber-sumber resmi sebelum membagikannya. Literasi digital menjadi kunci penting dalam mencegah penyebaran konten yang tidak akurat di ruang publik.

Sumber rujukan: Data Asli