HARIAN NEGERI -
Presiden Prabowo Subianto menerima Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan di Istana Merdeka, Jakarta, pada. Pertemuan ini membahas perkembangan ekonomi nasional di tengah dinamika global yang terus berubah, serta merumuskan langkah strategis untuk menjaga stabilitas dan momentum pertumbuhan.Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa kondisi ekonomi domestik saat ini masih terjaga, meskipun pemerintah tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai risiko global. Dalam pertemuan tersebut, dibahas perkembangan ekonomi dalam negeri dan dinamika global yang mempengaruhi aktivitas ekonomi nasional.Seskab menjelaskan bahwa meskipun aktivitas ekonomi nasional dinilai masih terjaga, kewaspadaan tetap diperlukan.
Pemerintah telah menyiapkan langkah antisipatif untuk merespons dampak konflik global dan menjaga momentum pertumbuhan.Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan juga memaparkan sejumlah skenario kebijakan yang disiapkan pemerintah.
Skenario tersebut bertujuan untuk menjaga daya beli masyarakat dan memastikan stabilitas fiskal tetap terjaga, termasuk melalui penguatan digitalisasi pemerintahan.Seskab menambahkan bahwa salah satu langkah konkret yang sedang dijalankan adalah uji coba digitalisasi bantuan sosial (bansos) di Banyuwangi. Program ini dirancang untuk meningkatkan transparansi dan memastikan penyaluran bantuan lebih tepat sasaran sebelum diperluas ke daerah lain.Digitalisasi bantuan sosial saat ini tengah diuji coba di Banyuwangi dan akan diperluas ke 42 kabupaten/kota.
Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan transparansi dan ketepatan sasaran dalam penyaluran bansos.Selain fokus pada stabilitas domestik, pemerintah juga berupaya memanfaatkan peluang di tengah dinamika global, terutama dalam menarik arus investasi dari kawasan Timur Tengah. Upaya ini dilakukan melalui percepatan pembentukan Indonesia Financial Center yang diharapkan dapat memperkuat daya tarik investasi nasional.


Komentar