HARIAN NEGERI, Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meniadakan sementara pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di Jalan HR Rasuna Said pada Minggu (17/5). Kegiatan tersebut akan kembali digelar mulai Juni 2026 setelah sejumlah evaluasi lapangan dan perbaikan fasilitas pendukung diselesaikan.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, mengatakan hasil evaluasi menunjukkan HBKB di Rasuna Said memberikan manfaat bagi masyarakat sebagai ruang olahraga dan ruang publik, sekaligus meningkatkan kualitas udara di kawasan tersebut. Selain itu, keberadaan CFD di Rasuna Said juga dinilai mampu mengurangi kepadatan pengunjung di kawasan Sudirman–Thamrin hingga hampir 53 persen.

Meski demikian, Dishub DKI masih menemukan sejumlah kendala dalam pelaksanaannya, seperti belum tersedianya titik putar kendaraan, parkir liar, belum optimalnya pembatas jalur Transjakarta, hingga penataan UMKM yang meluas ke badan jalan. Kondisi proyek jalan di rute alternatif dan penumpukan aktivitas masyarakat di kawasan Plaza Festival juga menjadi perhatian karena menyebabkan pelari dan pesepeda menggunakan lajur bus Transjakarta.

Pemprov DKI memastikan seluruh kendala tersebut akan segera ditindaklanjuti bersama tim lintas perangkat daerah, termasuk menyiapkan payung hukum sebagai dasar pelaksanaan HBKB di Jalan HR Rasuna Said. CFD di koridor tersebut direncanakan kembali berlangsung setiap Minggu mulai Juni 2026 pukul 05.30–09.00 WIB.