HARIAN NEGERI, Jakarta — Tim Task Force Safeguarding NOC Indonesia menerapkan waiver form jelang keberangkatan tim Indonesia ke Asian Beach Games 2026 sebagai bagian dari penguatan sistem perlindungan atlet.

Langkah ini menjadi tonggak penting dalam implementasi safeguarding di olahraga nasional melalui deklarasi tertulis sebagai bentuk komitmen resmi dari seluruh atlet dan ofisial.

Safeguarding Officer NOC Indonesia, Tabitha Sumendap, mengatakan penerapan waiver form tersebut merupakan progres nyata dalam memastikan pemahaman seluruh kontingen terhadap prinsip perlindungan.

“Penerapan waiver form resmi ini menjadi bagian dari progres nyata kami dalam memastikan seluruh atlet dan ofisial memahami serta berkomitmen terhadap prinsip safeguarding,” ujar Tabitha dalam keterangan resmi, Kamis.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap individu yang berangkat membawa nama Indonesia memiliki kesadaran penuh terhadap hak, perlindungan, dan mekanisme pelaporan yang tersedia,” lanjutnya.

Setelah menyelesaikan proses tersebut, para atlet akan menerima certificate of participation resmi yang dikeluarkan oleh NOC Indonesia sebagai bukti telah mengikuti edukasi safeguarding. Sertifikat serupa juga diberikan kepada atlet yang mengikuti penyuluhan yang diselenggarakan oleh masing-masing cabang olahraga.

Melalui inisiatif ini, diharapkan para atlet semakin waspada dan peka terhadap berbagai situasi yang berpotensi melanggar prinsip safeguarding, baik di dalam maupun di luar arena pertandingan.

Task Force Safeguarding NOC Indonesia menegaskan bahwa upaya ini akan terus diperkuat guna menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan profesional bagi seluruh atlet saat mewakili Indonesia di ajang olahraga internasional.