HARIAN NEGERI, Jakarta - Lebaran Betawi 2026 di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Sabtu (11/4), bukan hanya seremoni Idulfitri tahunan, tetapi juga ajakan untuk memelihara warisan budaya Betawi sebagai bagian dari identitas Jakarta.
"Betawi bersatu, Jakarta maju," ujar Ketua Dewan Adat Majelis Kaum Betawi dan mantan Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo.
Foke menekankan pentingnya nilai-nilai tradisional seperti silaturahmi, gotong royong, dan penghormatan kepada sesama, terutama dalam era modernisasi kota.
Lebaran Betawi menampilkan tradisi antaran sebagai simbol penghormatan kepada yang lebih tua, sejalan dengan tema "Lebaran Betawi untuk Jakarta: Memperkokoh Persatuan dalam Merawat Tradisi Menuju Kota Global".
Foke mengajak warga Jakarta memanfaatkan momen Lebaran Betawi untuk mempererat hubungan sosial, memperkuat persatuan, dan membangun Jakarta sebagai kota global yang tetap menghargai nilai-nilai lokal.
"Betawi bersatu, Jakarta maju, Insya Allah Indonesia baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur," tutupnya.
Lebaran Betawi, yang digagas sejak 2008, menampilkan beragam tradisi Betawi mulai dari kuliner hingga seni budaya sebagai upaya pelestarian warisan budaya dan persatuan warga Jakarta.


Komentar