HARIAN NEGERI - Depok, Rabu (15/4/2026), Pusat Penguatan Karakter Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Gelar Kegiatan uji keterbacaan modul sahabat hebat - gerakan rukun sama teman di hotel Ibis Styles Bekasi Jatibening, pada Selasa - Rabu (14-15 April 2026).

Dalam pelaksanaan tersebut, Kepala Bidang Fasilitas dan Advokasi Penguatan Karakter, Agus Mohamad Solihin, mengungkapkan bahwa kegiatan ini dilaksanakan untuk menguji keterbacaan terhadap modul Pelatihan Gerakan Rukun Sama Teman.

“Kegiatan hari ini dilaksanakan untuk menguji keterbacaan modul Pelatihan Gerakan Rukun Sama Teman agar terwujudnya Budaya Sekolah yang Aman dan Nyaman di Sekolah,” ujar Agus, Rabu (15/4/2026).

Ia juga menambahkan bahwa modul ini direncanakan segera diluncurkan agar dapat dimanfaatkan secara optimal di jenjang SMP dan SMA/SMK, sebagai bagian dari penguatan pendidikan karakter di sekolah.

IMG-20260414-WA0074
 

Senada dengan Kabid, Kepala Pusat Penguatan Karakter, Rusprita Putri Utami, menjelaskan bahwa memang modul ini salah satu upaya dalam mewujudkan budaya sekolah aman dan nyaman.

“Sesuai dengan apa yang disampaikan oleh pak Agus, modul ini diciptakan untuk menghadirkan budaya sekolah  yang aman dan nyaman,” ungkap Rusprita dalam sambutannya.

Dirinya juga mengatakan, bahwa kenapa dilaksanakan uji keterbacaan agar dapat masukkan dan saran dari keterwakilan organisasi maupun komunitas pendidikan terhadap modul sebelum di launching dan di hadirkan pelatihannya.

“Kami sangat berterimakasih juga karena kehadiran bapak/Ibu perwakilan Organisasi maupun pegiat pendidikan karena akan membantu kami dalam mengevaluasi modul yang dibuat ini, sebelum benar-benar di Launching dan dilakukan pelatihannya. Semoga saran dan masukkan dalam uji keterbacaan ini bisa membantu kami untuk memperbaiki modul tersebut,” tutupnya.

Dalam uji keterbacaan ini, tampak hadir perwakilan dari PB PII, PP IPNU, PP IP Persis, Fasilitator Nasional Program Roots Indonesia, Forum Anak Nasional, Generasi Berencana (GenRe), Patriot Pelajar, Majelis Nasional Pendidikan Katolik, Persekutuan Siswa Kristen, Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia - KMHDI, Buddhis Muda Indonesia, Ikatan Pelajar Khonghucu Indonesia, Siswa Didik Kepercayaan Terhadap Tuhan YME, Direktorat Sekolah Menengah Pertama, Direktorat Sekolah Menengah Atas, Direktorat Sekolah Menengah Kejuruan.