HARIAN NEGERI, Jakarta - Oleksandr Usyk berhasil mempertahankan gelar juara dunia kelas berat WBC, WBA, dan IBF setelah meraih kemenangan technical knockout (TKO) kontroversial atas Rico Verhoeven dalam pertarungan yang digelar di Piramida Giza, Mesir, Minggu WIB.
Sejak ronde pembuka, laga berlangsung dengan tempo tinggi dan menghadirkan kejutan ketika Verhoeven yang dikenal sebagai legenda kickboxing mampu tampil percaya diri menghadapi salah satu petinju terbaik dunia saat ini. Petarung asal Belanda tersebut tampil disiplin dengan menjaga ritme serangan, memanfaatkan jangkauan, serta menunjukkan pergerakan kaki yang efektif hingga membuat jalannya pertandingan berlangsung kompetitif.
Selama hampir 11 ronde, Verhoeven dinilai mampu mendominasi jalannya laga dan membuat Usyk kesulitan mengembangkan gaya bertarung khasnya. Beberapa kombinasi serangan cepat yang dilancarkan Verhoeven bahkan berhasil mematahkan ritme permainan sang juara dunia.
Kontroversi terjadi ketika wasit menghentikan pertarungan saat Usyk melancarkan rangkaian pukulan kepada Verhoeven yang tengah bertahan menutup kepala dan tubuhnya. Keputusan tersebut langsung memicu reaksi penonton karena Verhoeven dianggap masih mampu melanjutkan pertandingan.
Dirilis dari Media DAZN News mencatat Verhoeven unggul dengan skor 98-92 saat laga dihentikan, sehingga keputusan TKO itu memunculkan perdebatan luas di kalangan penggemar tinju.
Dengan kemenangan tersebut, Usyk tetap menjaga rekor tak terkalahkannya dengan total 25 kemenangan, termasuk 16 kemenangan melalui KO, sekaligus semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu petinju terbaik di era modern.


Komentar