HARIAN NEGERI, Jakarta - Ketua Koordinator Pusat Korps PII Wati, Melisa, terus menunjukkan konsistensinya dalam berdakwah melalui fashion muslimah syar’i yang kini diminati kalangan perempuan hijrah. Dalam wawancara pada Kamis (28/5/2026), Melisa menyampaikan bahwa tujuan utamanya adalah mengajak perempuan muslimah untuk memulai hijrah dari hal paling sederhana, yakni cara berpakaian.

Menurut Melisa, tren abaya dan khiban menjadi outfit muslimah yang saat ini banyak diminati karena mampu menghadirkan kesan anggun, syar’i, dan nyaman dipandang.

“Tujuan utama saya adalah berdakwah melalui fashion yang paling diminati perempuan hijrah. Abaya menjadi solusi outfit yang mampu menutup aurat secara sempurna, sedangkan khiban menjadi salah satu tren kerudung yang diminati di tahun 2026,” ujar Melisa.

Melisa juga menuturkan bahwa dakwah tidak selalu dilakukan melalui mimbar, tetapi dapat diwujudkan melalui penampilan sehari-hari yang memberikan inspirasi positif bagi perempuan muslimah lainnya.

Melalui akun Instagram @melisa.njm, Melisa aktif membagikan konten daily looks outfit muslimah yang dipadukan dengan pesan-pesan dakwah dan motivasi perempuan di setiap frame unggahannya. Akun tersebut juga menjadi media kolaborasi pertamanya bersama brand outfit muslimah.

Konten yang dibagikan melalui akun instagram @melisa.njm mendapat respons positif dari masyarakat. Salah satu unggahannya bahkan berhasil mencapai lebih dari 120 ribu tayangan hanya dalam waktu dua hari, dengan mayoritas audiens perempuan berusia 18–29 tahun.

Selain dikenal sebagai content creator modest fashion, Melisa yang juga menjabat sebagai Ketua Korpus Korps PII Wati aktif menyuarakan isu women empowerment dan kerap hadir sebagai pembicara dalam berbagai forum perempuan.

Melalui pendekatan dakwah yang lebih dekat dengan generasi muda, Melisa berharap semakin banyak perempuan muslimah yang percaya diri untuk berhijrah dan menampilkan identitas muslimah yang syar’i, modern, serta berdaya.