HARIAN NEGERI - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, secara resmi membuka Lomba Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik Tingkat Provinsi DKI Jakarta Tahun 2026 di Gereja Katolik Paroki Kristus Raja, Pejompongan, Jakarta Pusat."Bersaing di tingkat yang lebih tinggi"Rano mengaku merasa bahagia dan bangga dapat hadir di tengah keluarga besar umat Katolik Jakarta sekaligus membuka ajang tersebut."Saya lahir dari keluarga muslim, tetapi sejak kecil menempuh pendidikan di sekolah Katolik. Pengalaman masa kecil itu melatih kemampuan vokal saya hingga bisa menjadi penyanyi. Bahkan, saya pernah aktif dalam paduan suara gereja bersama teman-teman Muslim lainnya.
Nilai-nilai kebersamaan itu sangat berkesan bagi saya," ujarnya Sabtu (30/5).Rano menegaskan pentingnya persiapan yang matang dan latihan berkelanjutan bagi para peserta agar mampu memberikan penampilan terbaik.Hal ini sejalan dengan upaya Jakarta menjadi kota global sebagaimana diamanatkan dalam Undang Undang Nomor 2 Tahun 2024. Standar kebudayaan dan seni yang tinggi menjadi salah satu indikator penting dalam penilaian indeks kota global."Lomba lagu dan paduan suara seperti Pesparani merupakan bagian dari kegiatan yang dapat meningkatkan indeks kota global Jakarta. Namun, ada beberapa hal yang perlu menjadi perhatian, seperti melatih pembagian suara dan membiasakan peserta menghafal teks agar siap bersaing di tingkat yang lebih tinggi," terangnya.Rano menjelaskan, keberagaman dan toleransi beragama di Jakarta telah memberikan dampak positif, tidak hanya terhadap kerukunan sosial, tetapi juga bagi perekonomian daerah.Berbagai kegiatan keagamaan yang diselenggarakan secara kolaboratif disebut mampu mendorong peningkatan pendapatan fiskal Jakarta hingga mencapai Rp 67 triliun dalam tiga bulan terakhir."Dimulai dari kemeriahan Christmas Carol, kemudian Idulfitri, festival ogoh-ogoh saat Nyepi, hingga rangkaian peringatan Waisak selama lima hari di Jakarta.
Ketika doa turun, rezeki untuk Jakarta pun mengalir," ungkapnya.Sementara itu, Ketua Umum Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD) Provinsi DKI Jakarta, Romo Antonius Suyadi memaparkan, Pesparani tahun ini mempertandingkan tiga cabang lomba utama, yakni lomba paduan suara antarwilayah paroki, lomba cerdas cermat keluarga, dan lomba membaca Kitab Suci.Menurutnya, lomba paduan suara akan diikuti 49 paroki pada Juli mendatang dengan rentang usia peserta mulai dari 7 hingga 81 tahun."Ajang ini sekaligus menjadi wadah persiapan bagi kontingen DKI Jakarta untuk menghadapi Pesparani Nasional IV yang akan diselenggarakan di Manado, Sulawesi Utara," bebernya.Ia menuturkan, kesiapan umat Katolik di bawah Keuskupan Agung Jakarta (KAJ) untuk berkolaborasi dan mendukung berbagai program Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, terutama menjelang sejumlah momentum penting pada tahun depan."Kami siap bekerja sama dan bersinergi dalam rangkaian syukur lima abad Jakarta serta syukur 220 tahun KAJ demi meneguhkan iman, persaudaraan, dan partisipasi kami sebagai warga Jakarta," tandasnya.


Komentar