__temp__ __location__

HARIAN NEGERI, Jakarta - Dalam menyemarakkan momentum peringatan Hari Bangkit Nasional, tokoh Ketua Umum Pelajar Islam Indonesia (PII), Abdul Kohar Ruslan menjalin silaturahmi bersama Anggota DPR RI SN Prana Putra Sohe di Nusantara II DPR RI, Jakarta pada Kamis (15/5/2025).

Ketua Kohar menegaskan pentingnya peran generasi muda Islam dalam mempersiapkan masa depan Indonesia sebagai salah satu dari lima negara maju dunia di tahun 2045.

Menurut Kohar, PII memiliki peran strategis dalam membentuk kader-kader muda yang tidak hanya berintegritas, tetapi juga mampu beradaptasi dan berkontribusi di berbagai sektor, baik dalam negeri maupun di panggung global.

“PII hari ini bukan hanya membina pelajar dan pemuda di satu tempat, tapi menyatukan semuanya, dan kadernya telah berdiaspora ke berbagai bidang dan wilayah. Kita sedang menyiapkan generasi yang akan membawa bangsa ini ke puncak kejayaan 100 tahun Indonesia,” ujar Kohar.

Advokasi Pelajar dan Harapan Pembinaan dari Negara

Kohar juga menyoroti pentingnya perjuangan advokasi pelajar, terutama dalam menanggapi persoalan nyata yang dihadapi generasi muda di sekolah, seperti kasus bullying, kekerasan fisik maupun verbal, serta persoalan hukum lainnya. Ia berharap, ke depan Komisi XIII DPR RI dan instansi terkait dapat memberi dukungan dan bimbingan lebih lanjut, khususnya dalam pembinaan pelajar, mahasiswa, dan pemuda secara menyeluruh.

“Kami berharap negara hadir lebih kuat, termasuk Komisi XIII, dalam pembinaan pelajar dan pemuda agar mereka tidak hanya selamat dari tantangan, tetapi juga siap memimpin perubahan,” tambah Kohar.

Komitmen Sinergi dan Seruan Menjauhi Narkoba

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Anggota DPR RI SN Prana Putra Sohe yang juga memberikan sambutan dalam pertemuan tersebut, menyampaikan apresiasi atas semangat yang terus dijaga oleh kader PII.

“Selamat Hari Kebangkitan Nasional. Kita siap bersinergi. Saya titipkan satu hal: jauhi narkoba. Karena narkoba adalah musuh dalam selimut yang merusak generasi bangsa,” tegas Nanan.

Ia juga mendorong agar PII tetap kritis terhadap persoalan bangsa, namun tetap menjaga etika dalam menyampaikan aspirasi.

“PII memiliki peran penting untuk terus mengkritisi persoalan yang ada, memberi solusi, serta mengajak pelajar tetap bergerak dengan semangat kebangsaan,” ujarnya.

Bangkitkan Semangat Nasionalisme Pelajar

Momentum Hari Bangkit Nasional menjadi pengingat bahwa pelajar dan pemuda tidak boleh hanya menjadi objek, melainkan subjek perubahan yang membawa harapan baru. PII berkomitmen menjadi ruang bertumbuh dan berjuang bagi generasi muda Islam yang siap menyambut tantangan masa depan.

 

Yusuf Wicaksono

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi ditandai *

Your experience on this site will be improved by allowing cookies. Kebijakan Cookie