Program MBG dihentikan sementara. Dana dialihkan ke beras gratis dan bantuan banjir. Prioritas berubah demi kondisi darurat.
Penelusuran Fakta
Berdasarkan laporan dari TurnBackHoax, klaim yang menyebutkan adanya pengalihan dana MBG adalah tidak benar. Penelusuran terhadap pernyataan resmi pemerintah menunjukkan bahwa anggaran untuk penanganan bencana telah dialokasikan secara terpisah dan memadai tanpa mengganggu program lainnya. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa pemerintah telah menyiapkan dana cadangan penanganan bencana sebesar Rp 60 triliun. Anggaran tersebut dipastikan mencukupi untuk pemulihan pasca-bencana, termasuk di wilayah Sumatera, sehingga tidak diperlukan pengalihan dana dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pemerintah menjamin bahwa stabilitas anggaran untuk program prioritas tetap terjaga. Lebih lanjut, terkait isu pengalihan anggaran, hal tersebut sebenarnya merujuk pada usulan anggota Komisi IX DPR RI, Charles Honoris, yang menyarankan pemanfaatan dana MBG khusus pada masa libur sekolah untuk membantu korban bencana. Namun, usulan tersebut murni merupakan wacana dalam rapat kerja dan belum menjadi kebijakan resmi pemerintah maupun keputusan hukum yang mengikat. Hingga saat ini, tidak ada informasi dari sumber kredibel yang membenarkan penghentian sementara program MBG demi bantuan bencana.Kesimpulan
Dengan demikian, narasi yang menyatakan Program MBG dihentikan atau anggarannya dialihkan untuk bantuan bencana adalah informasi yang salah atau hoaks. Program Makan Bergizi Gratis tetap berjalan sesuai rencana, dan dana penanganan bencana telah tersedia melalui pos anggaran darurat yang berbeda.
Rujukan: TurnBackHoax
Baca Juga:
mendukung

Komentar