HARIAN NEGERI, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung merespons maraknya aksi premanisme yang baru-baru ini viral terjadi di kawasan Tanah Abang. Aksi pemalakan yang menyasar sopir bajaj dan pedagang bakso tersebut memicu keresahan publik terkait keamanan di kawasan sekitar.

Pramono memastikan para pelaku pemalakan yang terekam dalam video viral tersebut saat ini sudah diamankan oleh pihak kepolisian.

"Kemarin yang melakukan pemalakan baik itu kepada pedagang maupun bajaj, sudah ditangkap semua," ujar Pramono di Jakarta Timur, Selasa (14/4).

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tidak akan memberikan ruang bagi praktik pungutan liar maupun premanisme terhadap warga yang mencari nafkah, tegas Pramono.

"Dan Pemerintah DKI Jakarta memberikan dukungan sepenuhnya untuk hal yang seperti ini gak boleh terjadi lagi," katanya.

Gubernur mendukung aparat penegak hukum untuk menindak tegas aksi premanisme di Jakarta demi menjadikan kota ini aman bagi masyarakatnya.

"Saya sebagai Gubernur Jakarta termasuk memberikan support untuk mengambil tindakan tegas premanisme kepada siapapun di Jakarta ini," ucap Pramono.

Viralnya aksi pemalakan terhadap sopir bajaj dan pedagang bakso di Tanah Abang menjadi sorotan. Mereka dimintai uang setoran dan iuran oleh preman tersebut disertai aksi perusakan barang.