HARIAN NEGERI - Wakil Jawa Barat tampil dominan pada matchday kedua babak penyisihan Grup B HYDROPLUS Soccer League (HSL) All-Stars 2025/2026 di Supersoccer Arena, Kudus, Rabu (8/7). Cipta Cendikia FA Bogor, Goal Aksis Cimahi, dan Akademi Persib Bandung sama-sama meraih kemenangan penting untuk menjaga peluang lolos ke semifinal.RADARBANDUNG.id – Wakil Jawa Barat tampil dominan pada matchday kedua babak penyisihan Grup B HYDROPLUS Soccer League (HSL) All-Stars 2025/2026 di Supersoccer Arena, Kudus, Rabu (8/7). Cipta Cendikia FA Bogor, Goal Aksis Cimahi, dan Akademi Persib Bandung sama-sama meraih kemenangan penting untuk menjaga peluang lolos ke semifinal.Di kategori U-15, Cipta Cendikia FA menundukkan Tigers Football Academy Surabaya 2-0.

Albianca Raula membuka keunggulan pada menit kedelapan sebelum Yasmin Aprilianti memastikan kemenangan lewat situasi sepak pojok di babak kedua. Albianca mengaku timnya tampil lebih tenang dibanding laga pertama.“Kami bermain lebih lepas dan kerja sama tim lebih lancar.

Insyaallah besok lawan Scorpion FC kami bisa menang,” ujarnya.Pelatih Rully Hidayansyah mengatakan strategi bermain menyerang dengan pergantian sisi menjadi kunci kemenangan.

“Saya instruksikan pemain bermain switch dari kiri ke kanan dan memaksimalkan pemain sayap. Bianca menjalankan tugasnya dengan sangat baik,” kata Rully.Dari kubu lawan, Aimarch Yuki Kanaya mengakui timnya kurang percaya diri, sedangkan pelatih Patar Samuel Parningotan menilai anak asuhnya masih perlu mematangkan mental menghadapi level nasional.Pada laga U-15 lainnya, Goal Aksis Cimahi mengalahkan tuan rumah Scorpion FC Kudus 1-0 melalui sundulan Amanda Fitriani pada menit ke-12. Amanda mengatakan kemenangan itu lahir dari proses serangan cepat dan kerja sama tim yang baik.“Awalnya sempat nervous, tapi ketika sudah di lapangan jadi semangat banget buat menang,” ujar pemain yang pernah mengikuti training camp Timnas Putri U-17 di Prancis itu.Pelatih Goal Aksis, Budi Sufarlan, menyebut timnya mulai menunjukkan pola permainan hasil latihan.

“Kami sempat terpancing tempo lawan, tetapi akhirnya bisa mengatur ritme lagi. Fokus berikutnya adalah laga hidup-mati melawan Tigers Football Academy,” katanya.Asisten pelatih Scorpion FC, Islam Andhika, menegaskan timnya belum menyerah dan akan membenahi lini tengah, sementara pemain Scorpion FC, Clarisya Putri Kurniawan, tetap optimistis tim tuan rumah bisa lolos fase grup.Di sektor U-18, Akademi Persib Bandung bangkit dengan kemenangan telak 5-1 atas Putri Tangsel City. Safa Amelia mencetak dua gol, Zahra Nafisa Dwi Agustin menyumbang dua gol, dan Zahra Putri Permata Sari menambah satu gol.

Putri Tangsel membalas lewat penalti Cessa Elyen Febriani.Pelatih Akademi Persib, Dian Nadia Mutiara, menilai timnya tampil jauh lebih terstruktur dibanding laga sebelumnya. “Kami bermain lebih terbuka, possession lebih terarah, dan rotasi posisi membuat lawan kesulitan membaca permainan,” ujarnya.Gelandang Auliah Arifah menambahkan setiap laga fase grup dianggap final. Di sisi lain, pelatih Putri Tangsel City, Saronih, mengakui timnya kehilangan dua gelandang utama karena cedera sehingga permainan menjadi timpang.

Meski kalah, bek Racheyla Delpiula masih yakin timnya mampu mencuri poin dari Arema FC Women pada laga terakhir.Arema FC Women sendiri mengalahkan Samba Persada Women Sukoharjo 1-0 lewat gol jarak jauh Oktavia Safira Putri pada babak kedua. Hasil itu membuat Arema memimpin klasemen Grup B U-18 dengan enam poin, disusul Akademi Persib Bandung dan Putri Tangsel City yang sama-sama mengoleksi tiga poin, sedangkan Samba Persada Women belum meraih angka.Di Grup B U-15, Cipta Cendikia FA dan Goal Aksis sama-sama mengoleksi empat poin, Scorpion FC tiga poin, dan Tigers Football Academy nol poin.